ApakahYesus itu ‘first love’ kita?


Allah begitu mengasihi kita,mencintai kita dengan seluruh keberadaan-Nya dan rindu agar kita juga mencintai Diasebagaimana Dia mengasihi kita. Apakah Yesus itu menjadi cinta pertama atau 'first love' kita? Ataukah kita mencintai apa yang ada di dunia ini lebih dari kita mencintai Dia? Kita harus memeriksa kehidupan kita, karena Allah itu Allah yang cemburu. Dia sudah me nomor satukan kita, dengan pengorbanan-Nya yang luar biasa itu. Itulah sebabnya kita juga harus me nomor satukan Dia juga.


Perintah pertama-Nya:

Jangan adapadamu allah lain di hadapan-Ku. – Ulangan 5:7


Dari dulu sampai sekarang ternyata manusia itu masih saja lebih mencintai dirinya sendiri, tidak menyadari siapa dirinya dihadapan Tuhan. Mereka memberontak dan memusuhi Allah, tidak mau menundukkan diri kepada-Nya.

 

Maka Akuakan menjatuhkan hukuman-Ku atas mereka, karena segala kejahatan mereka, sebabmereka telah meninggalkan Aku, dengan membakar korban kepada allah lain dansujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri….  Pernahkahsuatu bangsa menukarkan allahnya meskipun itu sebenarnya bukan allah? Tetapiumat-Ku menukarkan Kemuliaannya dengan apa yang tidak berguna….  Bukankah engkau sendiri yang menimpakan ini keatas dirimu, oleh karena engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu, ketika Ia menuntunengkau di jalan?...  Kejahatanmu akanmenghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah danlihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu; dantidak gemetar terhadap Aku, demikianlah firman Tuhan ALLAH semesta alam…..Mengapakah kamu mau berbantah dengan Aku? Kamu sekalian telah mendurhakakepada-Ku, demikianlah firman TUHAN…. Hanya akuilah kesalahanmu, bahwaengkau telah mendurhaka terhadap TUHAN, Allahmu…. Kembalilah, hai anak-anakyang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu!....Tadinya pikir-Ku: "Sungguh Aku mau menempatkan engkau di tengah-tengahanak-anak-Ku dan memberikan kepadamu negeri yang indah, milik pusaka yangpaling permai dari bangsa-bangsa. Pikir-Ku, engkau akan memanggil Aku: Bapaku,dan tidak akan berbalik dari mengikuti Aku. Tetapi sesungguhnya, sepertiseorang isteri tidak setia terhadap temannya, demikianlah kamu tidak setiaterhadap Aku. (Yeremia 1:16 -3:20)


Petunjuk dari Tuhan adalah agar kita jangan mengasihi dunia ini, karena itu akan mengakibatkan kita sengsara. Cintailah Yesus dan turutilah nasehat-Nya dan lakukan dengan setia.

 

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada didalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan dagingdan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa,melainkan dari dunia. 1 Yohanes 2:15-16

 

Contoh-contoh berhala masa kini:


Uang                         Agama                     Tradisi
Kesenangan               Karir                         Sukses
Pencapaian                Hal-halmateri            Statussocial
Kekuasaan                 Pengaruh                  Posisi
Goal kita                    Tujuankita                Kontrol
Ide kita                      Pikiran kita                Kepuasan diri kita

 

Tidak salah mempunyai semuanya itu. Menjadi salah kalau kita mulaimencitainya lebih dari dari kita mencintai Tuhan, dan tidak mencari KerajaanAllah terlebih dulu dalam hidup ini.


Yakinkah kita bahwa kita tidak mempunyai berhala?

Allah menghendaki Dia menjadi harta kita yang palingberharga, karena Dia sangat menghargai kita. “Karena di mana hartamuberada, di situ juga hatimu berada.” Matius 6:21

 

Allah menghendakikita mengejar dan mencari Dia dengan sungguh-sungguh, dan Dialah yang menjadiprioritas kita yang paling utama.

 

“Siapamengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dankehormatan.” Amsal 21:21. “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dankebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6:33

 

Allah menghendaki hati dan pikiran kita ada pada Diadan Kerajaan-Nya.

 

Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama denganKristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelahkanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamutelah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akanmenyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan. Karena itu matikanlah dalamdirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu,nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, Kolose3;1-5

 

Allah menghendaki kita hanya percaya kepada Tuhandengan segenap hati kita.

 

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, danjanganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlahengkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilahkejahatan. Amsal 3:5-7


Tuhan menghendaki memberikan kepada kita hidup yang berkelimpahan.


Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, danmempunyainya dalam segala kelimpahan. Yohanes 10:10b

 

Berapa pun harga yang harus kita bayar, Tuhanmenghendaki agar kita ikut dan mengasihi Dia di atas segala-galanya.

 

Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku,sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi,karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Olehkarena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah,supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenarankusendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karenakepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkankepercayaan. Filipi 3:7-9


Dalam bertindak atau berpikir, motif kita haruslahuntuk mengasihi Allah dan mengasihi sesama kita.

 

"Kasihilah Tuhan, Allahmu,dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang samadengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Padakedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."Matius 22:37-40


Gambar: Dome of the Rock, Yerusalem

38